Ambon, 8 Agustus 2026 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ambon berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Maluku, Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, serta madrasah se-Pulau Ambon dalam pelaksanaan Kirab Merah Putih, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung semarak ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, mempererat silaturahmi antar-madrasah dan instansi, sekaligus meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan keluarga besar madrasah.
Kirab Merah Putih secara resmi dibuka oleh Kasubag Tata Usaha Kanwil Kemenag Maluku, M. Rusdi Latuconsina, didampingi Kepala MAN Ambon, Nasit Marasabessy. Pembukaan ditandai dengan pelepasan peserta kirab yang telah berkumpul di titik start.
Pawai mengambil titik start di depan Maluku City Mall. Para peserta kemudian bergerak mengikuti rute menuju kawasan Jembatan Merah Putih, sebelum melanjutkan perjalanan dan kembali menuju titik finish di depan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon.
Peserta kirab terdiri atas unsur Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, serta madrasah-madrasah se-Pulau Ambon. Dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih, peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kepala MAN Ambon, Nasit Marasabessy, menyampaikan bahwa kegiatan Kirab Merah Putih merupakan bentuk nyata kolaborasi dan kebersamaan antar-lembaga dalam membangun semangat nasionalisme di lingkungan pendidikan madrasah.
Menurutnya, madrasah tidak hanya memiliki peran dalam memberikan pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Sementara itu, pembukaan oleh Kasubag Tata Usaha Kanwil Kemenag Maluku, M. Rusdi Latuconsina, menjadi simbol sinergi antara jajaran Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, serta lembaga pendidikan madrasah dalam menyukseskan kegiatan yang sarat dengan nilai persatuan tersebut.
Kirab Merah Putih juga menjadi ruang untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, gotong royong, dan cinta tanah air. Kehadiran madrasah se-Pulau Ambon menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dapat tumbuh kuat melalui kegiatan bersama yang melibatkan seluruh elemen pendidikan dan masyarakat.
Dengan semangat merah putih yang dikibarkan sepanjang perjalanan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya membangun generasi madrasah yang religius, berkarakter, nasionalis, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Kirab Merah Putih bukan sekadar pawai, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan komitmen keluarga besar madrasah untuk terus menjaga persatuan serta menanamkan semangat cinta Indonesia kepada generasi penerus bangsa.